JLPTMainichi JLPT
Bahasa Indonesia
JLPT N3 · Permintaan, izin & larangan

こと (koto)

~こと — harus ~ (aturan atau instruksi tertulis)

Singkatnya · Dipakai di akhir kalimat setelah bentuk kamus atau bentuk ない untuk menyatakan aturan, pemberitahuan, atau instruksi: ~すること, ~しないこと. Bergaya tulisan dan mendekati perintah.
Halaman belajar gratis dari Mainichi JLPT — aplikasinya punya 429+ poin tata bahasa, plus kosakata dan ujian simulasi.Lihat aplikasi

Pola

  • V辞書形+こと Bentuk kamus + こと
  • Vない形+こと Bentuk ない + こと

Penggunaan

Sering terlihat pada pengumuman di sekolah, tempat kerja, dan fasilitas umum, serta pada memo dan petunjuk. Tindakan dijadikan kata benda dan diletakkan di akhir: 廊下を走らないこと, 提出日は守ること. Terdengar objektif dan seperti aturan dibandingkan dengan ~しなさい.

Kapan dipakai

Berbicara seperti ini kepada atasan biasanya kasar, meskipun guru atau orang tua boleh mengatakannya kepada anak atau murid. Larangan dengan ~ないこと lebih bernuansa formal-bisnis daripada ~てはいけません.

Contoh

  • 廊下(ろうか)を走(はし)らないこと。

    Rōka o hashiranai koto.

    Dilarang berlari di koridor.

  • 図書館(としょかん)では静(しず)かにすること。

    Toshokan de wa shizuka ni suru koto.

    Harap tenang di perpustakaan.

  • 締(し)め切(き)りは必(かなら)ず守(まも)ること。

    Shimekiri wa kanarazu mamoru koto.

    Tenggat waktu harus ditepati.

Kesalahan umum

  • Jika dipakai kepada atasan, ini menjadi perintah dan kasar. Untuk permintaan, pakai ~てください.
  • Jangan menambahkan です setelah こと di akhir kalimat.

Poin tata bahasa lainnya

Latih ini di aplikasi

Mainichi JLPT mengubah poin tata bahasa ini menjadi kuis harian dan pengukur kesiapan — 100% gratis, tanpa daftar.

Lihat aplikasi